
Foto/Dok: PT Muria Sumba Manis
GAPGINDO - PT Muria Sumba Manis (MSM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan karyawan serta masyarakat di Kabupaten Sumba Timur melalui pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) pada pilar kesehatan bertajuk Grow in HealAction. Program ini dijalankan melalui kolaborasi bersama Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Indonesia (Pelkesi) dan Rumah Sakit Kristen Lindimara sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam program tersebut adalah skrining kesehatan mata dan pembagian kacamata baca gratis bagi karyawan lokal MSM. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan para pekerja yang sehari-hari menjalankan aktivitas operasional di area kebun maupun pabrik gula.
Pelaksanaan skrining berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026, dengan menjangkau sejumlah area di sekitar lingkungan operasional perusahaan. Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 200 karyawan lokal yang berasal dari masyarakat Sumba Timur mengikuti pemeriksaan kesehatan mata dan menerima bantuan kacamata baca yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Program ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya bersama MSM, Pelkesi, dan Rumah Sakit Kristen Lindimara untuk meningkatkan kualitas kesehatan kerja, sekaligus mendukung kenyamanan dan produktivitas para pekerja dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Supervisor CSR & Communication MSM, Simon Silitonga, menjelaskan bahwa kesehatan mata merupakan salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian, khususnya bagi para pekerja yang aktif menjalankan pekerjaan operasional di lapangan setiap hari. Menurutnya, kondisi penglihatan yang baik sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, keselamatan, dan efektivitas kerja.
Dilansir dari timexkupang.fajar.co.id, “Melalui kolaborasi bersama Pelkesi dan Rumah Sakit Kristen Lindimara, kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para karyawan, membantu menjaga kesehatan penglihatan mereka, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan dalam bekerja,” ujar Simon.
Direktur Rumah Sakit Kristen Lindimara, dr. Henryanto Irawan turut menyampaikan apresiasi kepada MSM atas kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dan pekerja lokal. Ia menjelaskan bahwa program pembagian kacamata baca gratis tersebut merupakan hasil kerja sama antara Rumah Sakit Kristen Lindimara, Restoring Vision, dan Pelkesi yang sebelumnya juga telah dilaksanakan di sejumlah gereja di Sumba Timur.
“Kami dari RS Kristen Lindimara bersama Restoring Vision dan Pelkesi telah melaksanakan program pembagian kacamata baca gratis di beberapa lokasi. Saat ini kami berkolaborasi dengan MSM untuk memberikan bantuan kacamata kepada para pekerja lokal perusahaan,” kata dr. Henryanto.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat. Menurutnya, kesehatan mata menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang aktif bekerja.
“Semoga pembagian kacamata ini dapat memberikan manfaat bagi pelayanan bersama dan masyarakat Sumba Timur,” tambahnya.
Tidak hanya melakukan skrining dan pembagian kacamata, tim medis dari Rumah Sakit Kristen Lindimara juga memberikan edukasi singkat kepada para peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata. Edukasi tersebut mencakup langkah-langkah sederhana untuk mencegah gangguan penglihatan akibat aktivitas kerja maupun faktor usia.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para karyawan yang mengikuti pemeriksaan. Banyak di antara mereka mengaku terbantu dengan adanya layanan skrining serta pembagian kacamata baca gratis yang diberikan secara langsung.
Salah satu karyawan divisi Perawatan MSM di Palanggai, Agustina Ana Hamu, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada MSM, Pelkesi, dan Rumah Sakit Kristen Lindimara atas program tersebut.
“Berkat screening dan bantuan kacamata ini, kami merasa sangat terbantu karena sekarang dapat membaca dan melihat dengan lebih jelas,” ujar Agustina.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Aminadap Selan, karyawan dari divisi IRIS. Ia menilai program tersebut memberikan manfaat besar bagi para pekerja lokal yang membutuhkan bantuan kesehatan mata.
Selain program pembagian kacamata, Grow in HealAction sebagai bagian dari pilar kesehatan CSR MSM juga menjalankan berbagai inisiatif lain yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui program pengurangan stunting dan penguatan gizi sehat masyarakat lewat penyusunan buku LEZAT (Literasi Gizi Sehat). Buku tersebut memuat berbagai resep makanan lokal bergizi yang mudah diolah menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar masyarakat.
Melalui berbagai program sosial dan kesehatan tersebut, MSM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi positif bagi karyawan maupun masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
